Memperkenalkan Kuliner Indonesia


Puluhan “Bule” mengantri nasi Goreng dan Sate Ayam di Jönkoping

Jönkoping – Acara Indonesian day yang di adakan pada tanggal 6 Mei 2011 berlangsung semarak. Acara yang di adakan oleh Pelajar Indonesia di Jönkoping bekerjasama dengan Student Union Jönkoping University diadakan dalam rangka Cultural day. Acara ini berlangsung di Student House Books and Coffe Jönkoping University. Pelajar Indonesia menyiapkan makanan dan minuman khas Indonesia yaitu Nasi Goreng dan Sate Ayam. Acara ini juga di hadiri oleh perwakilan KBRI Indonesia yang secara khusus datang dari Stockholm. KBRI berkontribusi menyediakan brosur-brosur tentang Indonesia dan “Indonesian Culinary” .

  

Puluhan Bule mengantri makanan Indonesia

Tempat pencicipan sample makanan Indonesia terlihat penuh dengan antrian mahasiswa dari berbagai Negara. Di tempat ini selain bisa mencicipi masakan Indonesia, para mahasiswa juga, selagi mengantri, bisa membaca buku buku dan brosur tentang Indonesia. Mereka juga disuguhi lagu lagu daerah Indonesia yang terdengar nyaring di tempat tersebut. Selain membaca buku atau brosur, mereka juga bisa melihat tayangan video promosi visit Indonesia yang telah di buat oleh Departemen Pariwisata Indonesia.

Antusiasme Pelajar Asing di Jönkoping

Di Antrian para pelajar asing tersebut terlihat antusias dan penasaran. Mereka tidak sabar ingin mencoba masakan Indonesia yang sedang di siapkan oleh para pelajar Indonesia. Cornelia, , engineer dari Huskvarna, dari Swedia yang memilih nasi goreng vegetarian mengungkapkan bahwa masakan Indonesia cukup unik dan agak sedikitsurprise dengan menu vegetariannya. Begitu juga dengan pendapat Petrus kolega Corneliaengineer dari Huskvarna dari Swedia yang tidak sabar untuk mencoba Sate Ayam.

Paksi Dewandaru sedang menjelaskan tentang kuliner Indonesia

Banyak dari para pelajar asing yang penasaran dengan pedasnya masakan Indonesia, terbukti dengan banyaknya yang memilihspicy Sate walaupun ada Sate yang tidak pedas. Menurut Carlos, Master Student Business Administration dari Mexico, makanan Indonesia sangat enak, menurut dia, rasanya mirip dengan makanan Mexico walaupun agak sedikit berbeda. Carlos mengatakan kalau dia tidak pernah menyangka akan menyantap masakan Indonesia dan menyukainya.

Lain halnya dengan Jasmine, pelajar dari Swedia. sudah berencana berkunjung ke Bali tahun ini. Setelah membaca buku tentang Indonesia dan mendengar penjelasan dari salah satu pelajar Indonesia, Jasmine berencana untuk memperpanjang liburannya di Indonesia.

Memperkenalkan keanekaragaman budaya Indonesia.

Paksi Dewandaru, Master Student Business Administration Jönkoping University dan pengusaha 6 franchise makanan dan minuman di Indonesia, selaku koordinator acara Ini mengatakan senang sekali bisa menyelenggarakan acara ini dan memperkenalkan budaya dan masakan Indonesia kepada mahasiswa international di Jönkoping. Paksi juga berharap teman teman yang datang ke acara ini bisa berkunjung ke Indonesia.

Kegiatan ini juga sebagai ajang promosi dan memperkenalkan keanekaragaman Indonesia. Harapan dari Koordinator Pusat PPI Swedia, Arradi Nur Rizal, setelah acara ini adalah para pelajar dari berbagai bangsa di Jönkoping bisa mengetahui sedikit lebih banyak mengenai Indonesia selain Bali dan bisa merasakan sedikit keanekaragaman Indonesia.

Dengan berakhirnya Indonesian day hari ini, Rizal mengharapkan mereka tertarik untuk mengetahui lebih lanjut dan mengunjungi Indonesia. Bagi yang ingin melihat suasana acara tersebut bisa melihat ke link berikut.

http://www.ppiswedia.se/ppi/indonesian-day-j%C3%B6nkoping

Author: Redaksi PPI Swedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s