Pelajaran dari Sebuah Kegagalan


Klik link ini untuk mendukung tulisan saya menjadi juara lomba menulis

Menjadi entrepreneur tidak mudah… 
Tetapi memang jalan untuk mencapai sesuatu yang disebut “kesuksesan” itu tidak lah lurus dan mulus melainkan penuh tikungan, gelombang, dan juga lubang yang dalam.

Jika kita berkendara melalui jalanan itu, sebaiknya persiapkan dulu kendaraan kita (planning). Cek semuanya mulai dari mesin, ban, ban serep, lampu, bensin, sampai tools untuk memperbaiki jika suatu saat ada kerusakan.

Jangan lupa pelajari rute yang akan kita tempuh (analyzing); mana rute tercepat, apa saja yang akan dilalui, bagaimana kondisi cuaca nya, dimana kita akan singgah untuk makan dan menginap, dll.

Persiapkan mental kita untuk kondisi terburuk. Kebanyakan dari kita hanya fokus pada tujuan akhir yang melenakan. Boleh lah kita membayangkan indahnya tujuan akhir kita, sebagai motivasi; tapi jangan lupakan bahwa proses mencapai nya pasti tak mudah smile emoticon

Kenapa ini penting? Karena pada kenyataan nya ada banyak sekali yang gagal di tengah jalan.. Entah karena beratnya medan yang kita tempuh, karena kehabisan bensin, atau karena merasa lamaaa sekali berkendara tapi belum sampai juga di tujuan.. Akhirnya ada yang memilih untuk putar balik– kembali ke rumah, ada pula yang stuck dilubang besar dan tidak bisa kemana mana. Tujuan akhir yang indah tadi akhirnya hanya menjadi mimpi yang belum kesampaian.

Kawan perjalanan ini tidak mudah dan penuh perjuangan. Ingat, kisah para Pahlawan yang berjuang mati matian untuk meraih kemerdekaan, ingat kisah ilmuwan yang berjuang sampai menghasilkan temuan besar.. Bahkan kisah Nabi dan Rasul dalam Al Quran juga tidak pernah mudah..

Di saat kendaraan kita Mogok atau terperosok di lubang, dan kita sudah merasa melakukan effort terbaik namun belum juga mampu untuk beranjak.. Jangan berputus asa, karena Allah akan memberikan pertolongan dari arah yang tidak disangka sangka..

Bagaimana Merespon Kegagalan?

Di Radio Suara Muslim Surabaya, saya pernah mendengar cerita menarik dari nara sumbernya yaitu pemilik Al MAGFIROH Tour (Haji dan Umroh) tapi saya lupa namanya hehe..

Sarjana kedokteran Unair tersebut memaparkan beberapa pengalaman GAGAL nya sebelum akhirnya bisa mencapai titik balik pada tahun 2012.

Berikut kegagalan beliau:

1. Pada Era Kejayaan Nokia, beliau pernah mengimpor 1 kontainer HP Nokia Communicator, dan terjual habis. Kemudian Impor lagi 3 kontainer HP yang sama, masih laris manis (SOLD OUT!). Kemudian atas keberhasilan sebelumnya beliau memberanikan diri untuk impor lagi,.tidak tanggung tanggung 8 kontainer (karena demand sangat tinggi).

Namun apa yang terjadi? Ternyata hanya 1 yang isinya Normal sisanya 7 kontainer Rusak.

Sempat terpukul selama kurang lebih 3 bulan., akhirnya dalam situasi tersebut ilmu kedokteran beliau berperan. 7 kontainer HP tersebut di”bedah”, dipreteli IC nya, keypad nya, cashing nya, dll.

“ilmu kedokteran saya kembali berperan, saya bedah hape nya, saya plastikin IC nya, Cashing nya, Keypad nya, battery nya, saya jual di WTC. Alhamdulillah ternyata laku dan bisa kembali modal..”

2. Bisnis kontraktor (menjalankan project project pemerintah). Salah satu yang beliau sesali karena dalam proses nya terdapat cara cara yang tidak sesuai (Gratifikasi, dsb) 
Apalagi, ternyata diakhir justru rugi dan uangnya dari 1.2M tinggal 600 juta.

3. Dari kegagalan di atas beliau putuskan untuk umroh.. Doa beliau pada saat di Baitullah adalah: “Ya Allah hamba ingin dapat kembali ke sini setiap tahun..”

Ternyata doanya dikabulkan oleh Allah SWT.. beliau mendapat kesempatan menjadi agen salah satu perusahaan Umroh. Namun demikian seiring waktu berjalan beliau masih mendapatkan pengalaman GAGAL ketika pada suatu waktu jama’ah yang hendak ia berangkatkan ternyata terlantar di Jakarta dan Singapore (biro travel tidak mau bertanggung jawab).. Sehingga beliau selaku agen harus membelikan ticket (PP) dengan uang pribadinya untuk sekitar 80an jama’ah agar mereka dapat tetap berangkat.. Posisi keuangan beliau pada tahap ini sudah sangat jatuh, dari yang awalnya milyaran menjadi 600 juta, kini menjadi hanya 40 juta..

4. Selalu ada hikmah dari setiap peristiwa. Setelah kegagalan tersebut, beliau ternyata mendapat pelajaran berharga, yaitu bagaimana cara membeli tiket langsung ke maskapai, dan bagaimana mengurus visa, dsb.. Seorang koleganya di Arab menyarankan untuk membuat biro travel sendiri apalagi beliau sudah mempunyai channel yang ada di Arab untuk mengurus akomodasi nya.

Pada suatu waktu, seorang sahabat lamanya dari FK Unair datang bertamu untuk meminjam dana karena anaknya sakit. Kebetulan sekali jumlah yang dipinjam adalah 40 juta..

Mungkin sebagian dari kita yang berada dalam posisi yang sama akan menolak untuk meminjamkan, apalagi setelah mendapat kegagalan yang bertubi tubi… Namun Beliau memilih untuk meminjamkan sisa uang beliau.

Pertolongan Allah selalu datang kepada hamba-hambaNya yang bersabar dan tawakkal.. Ternyata setelah meminjamkan uangnya Rp 40 juta, beliau justru mendapat pinjaman sebesar Rp 200 juta.

Dan dari uang tsb digunakan untuk mengembangkan bisnis Umroh Al Magfiroh hingga sebesar sekarang.

MasyaAllah, Apa yang bisa kita pelajari?

1. Kegagalan bukanlah sebuah akhir, melainkan adalah sebuah proses.. Jangan menyerah dan teruslah berikhtiar. 
2. Dalam kondisi terburuk kita harus tetap dapat memikirkan solusi untuk membalikkan keadaan, atau setidaknya untuk meminimalisir kerugian. 
3. Jangan berkompromi dengan Gratifikasi, dosa.. kalau nggak dibalas di dunia ya nanti akan dibalas di akhirat.. 
4. Ambil pelajaran dan pengalaman dari kegagalan, narasumber di atas bisa naik kelas dari makelar (agen) menjadi biro travel justru setelah gagal memberangkatkan jama’ah. 
5. Jangan pernah lari dari tanggung jawab, (pada saat jama’ah terlantar, bisa saja beliau lepas tangan.. Tapi beliau putuskan untuk bertanggung jawab thd jama’ah) 
6. Membiasakan diri memberi kemudahan kepada orang lain, niscaya Allah SWT akan memudahkan urusan kita, seperti Hadis Riwayat Abu Hurairah berikut:

Dan barangsiapa yang memberikan kemudahan (membantu) kepada orang yang kesusahan, niscaya Allah akan membantu memudahkan urusannya didunia dan di akhirat.

Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya. (HR. Muslim)

7. Seburuk apapun kegagalan yang kita alami, jangan sampai menjauhkan kita dari Allah SWT.. Justru sebaliknya harus semakin takwa dan tawakkal..

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ [الطلاق/2، 3] 
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath-Thalaq: 2-3).

Semoga bermanfaat

‪#‎monsterpreneur‬

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s